Beranda USAHAMUDA Takoyaki dan Thai Tea Tetap Eksis Hingga Sekarang

Takoyaki dan Thai Tea Tetap Eksis Hingga Sekarang

Takoyaki dan Thai Tea
Nia (foto: instagram)

MINIARTIKEL.COM, MALANG – Gerimis hujan tak menghalangi semangat perempuan asal Blimbing, Malang, Jawa Timur ini dalam berusaha. Mahasiswi Jurusan Hukum Universitas Muhammadiyah Malang ini sudah berjalan tiga bulan berjualan Takoyaki dan juga Thai Tea. Nia (21), berpikir untuk membuat usaha itu karena menurutnya, Thai Tea dan Takoyaki sekarang  lagi booming dan dari dulu tidak menghilang, dan tetap bertahan (tetap eksis) hingga kini.

Selain itu, alasan ia menjual Takoyaki dan Thai Tea yaitu tak lain karena bahannya gampang didapat, jika ia menjual menu itu juga mendapat keuntungan yang lumayan banyak. Satu Takoyaki dijual Rp 10.000,00, didalamnya terdapat isi seperti sosis, keju, gurita, craebs, sedangkan yang rasa Original ia jual Rp 8.000,00, untuk Thai Tea Original seharga Rp 10.000,00, Greentea Rp 10.000,00, variannya ada Choco Thai Tea Rp 15.000,00, Milo Thai Tea Rp 13.000,00, Oval Tine Thai Tea Rp 15.000,00.

w
Takoyaki yang dijual Nia (Foto: Doc Pribadi Nia)

Setiap menu, Nia mempunyai perhitungan tersendiri, dalam penjualan 100 pc, ia bisa memperoleh keuntungan sekitar Rp 700 – 800 ribu. Untuk Thai Tea sendiri, Nia mendapatkan keuntungan sekitar Rp 500 – 600 ribu. Modal ia dalam merintis usaha sekitar Rp 1,5 juta, itu ia gunakan untuk membeli kebutuhan alat dan bahan.

Dalam merintis usaha, seseorang pasti mempunyai masalah masing-masing. Untuk kendala Nia dalam berbisnis sendiri ada di masalah pembagian waktu, ia mengaku masih awal dalam berbisnis, terhitung 3 bulan, oleh karenanya ia mengaku sempat kualahan juga dalam bekerja.

Motivasi ia dalam berjualan tak lain karena ia melihat perkembangan saat ini bisnis sangat diminati oleh kalangan muda yang dapat menghasilkan keuntungan yang lumayan. Apalagi dalam dunia kuliner, asal seseorang bisa kreatif ketika mengolah makanan, itu membuat pelanggan semakin mengingat penjual dan yang dijual.

“Kalau bisnisku tidak mengganggu waktu dan kuliahku, karena aku mengambil waktu jualan di weekend atau hari libur, ya karena bisnisku hanya di event dan di Car Free Day (CFD), jadi tidak terlalu mengganggu waktu kuliah,” ujar Nia.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.