Beranda USAHAMUDA Hasil Tak Sepadan, Mahasiswa Ini Memilih untuk Usaha Kuliner

Hasil Tak Sepadan, Mahasiswa Ini Memilih untuk Usaha Kuliner

Memilih untuk Usaha Kuliner
Wibi Abitama (21), Owner Mie Judes ketika di wawancarai. (Foto:Fadill/usahamudaku)

MINIARTIKEL.COM, Siang hari sekitar pukul 14.00 WIB, saya mengunjungi sebuah tempat kuliner yang terletak tak jauh dari kampus 3 UMM, berlokasi di Jl Karya Wiguna, Wibi Abitama (21), mahasiswa Jurusan Akuntansi Universitas Muhammadiyah Malang ini memilih untuk membuka usaha sendiri, sambil tetap melanjutkan kuliahnya. Pria yang akrab disapa Tama ini mengaku mulai merintis usaha pada tanggal 15 Oktober 2017 lalu.

Mie Judes adalah bisnis pertama yang dirintisnya. Pada mulanya,  usaha yang dirintisnya bukan kuliner, namun cafe. Di bisnisnya dahulu, ownernya adalah sang kakak, namun setelah keduanya berdiskusi, maka hasil pendapatan ternyata tidak sebanding dengan waktu buka atau lamanya buka gerai, dari situlah setelah melakukan kesepakatan, usaha itu lalu diubah menjadi usaha kuliner.

ss
Partner Kerja Wibi Abitama ketika sedang memasak (Foto: Fadill/usahamudaku)

“Kebetulan ada teman saya yang pintar masak, kemudian saya jadikan partner kerja,” terang Tama. Mie judes sendiri artinya adalah jujur pedes, ia ingin memberi nama yang unik agar dapat dengan mudah diingat oleh orang. Disisi lain, motivasi Tama untuk berwirausaha yaitu selagi masih muda ia ingin terus berkarya.

Harga yang ditawarkan cukup terjangkau dan untuk daftar menu yang dijual antara lain ada Mie Judes Mini Rp 8.000,00, Mie Judes Original Rp 10.000,00, Ramen Judes Rp 14.000,00, Mie Ribet Rp 10.000,00, dan Mie Ricis Rp 13.000,00. Dalam daftar menunya yang paling istimewa yaitu Mie ribet.

sss
Mie Judes rasa original (Foto: Fadill/usahamudaku)

Ada yang membuat Mie Judes milik Tama berbeda dari yang lain, di Mie Judes terdapat ciri khasnya, yaitu ricis yang mana tidak dimiliki oleh pengusaha mie yang lain. Rencana terdekatnya ia akan membuka cabang di daerah Tlogomas.  Modal awal ia membuka usaha sekitar Rp 1 milyar, itu sudah termasuk beli ruko dan keseluruhannya. Untuk pendapatan satu bulannya ia kurang tahu, tapi untuk pendapatan satu harinya sekitar Rp 2 Juta.

Meskipun bisa dibilang cukup sukses, ternyata Tama juga pernah mengalami kegagalan. Kejadian yang paling sering adalah keluar masuknya karyawan. Faktor yang membuat ia bisa bertahan hingga kini adalah adanya peningkatan disetiap bulannya. “Pesannya utuk pengusaha muda yang ingin berbisnis ialah jangan takut untuk mencoba yang positif. Jangan hanya mencoba di satu kesempatan, selagi masih ada banyak kesempatan, maka ambil kesempatan itu,” ujar Tama.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.