USAHAMUDA

Bermodalkan 200 Ribu dari Emak, Sekarang Sukses Membikin Banyak Aneka Kerajinan Rumah Tangga

Bermodalkan 200 Ribu
Abdul Ihsan (45) Pemilik Toko Putra Tunjung Tirto

MINIARTIKEL.COM, MALANG – “Ridhollah fi ridhol walidain” yang memiliki arti “Ridho Allah terletak pada ridho orang tua”, ya seperti itulah jalan kesuksesan Abdul Ihsan pria berumur 46 tahun, pemilik usaha Putra Tunjung Tirto yang membuat aneka kerajinan rumah tangga yang berlamatkan Jalan Raya Karangploso (sebelah pas SPBE) kini sudah menginjak 6 tahun, tepatnya berdiri pada tahun 2012.

Berawal dari tidak punya modal sama sekali, hanya diberi tempat oleh Pak Lurah, dan pada akhirnya memberanikan diri untuk membuka usaha sendiri dimana modal awal hanya sebesar 200 ribu rupiah yang diberikan oleh ibu nya. Pada saat itu ibu nya berkata, “kalau uang 200 ribu ini rejekimu, kamu pasti akan berhasil”, lalu mulailah Abdul Ihsan mencoba membuka usahanya yang berkembang sampai sekarang.

Bermodalkan 200 Ribu
Toko Putra Tunjung Tirto, berlokasi di pinggir Jalan Raya Karangploso. Foto : Fikho Indrawan

Awalnya pun pakai alat sederhana, mulai dari paku beton, palu, las listrik masih tidak punya pada saat itu dimana yang sangat dibutuhkan. Akhirnya sedikit demi sedikit bisa mengumpulkan alat yang dibutuhkan berkat hasil penjualan produknya tersebut, dan sekarang sudah bias mengumpulkan alat – alat, hanya saja kurang mesin potong saja. Untuk produk mayoritas kursi tamu, kursi teras, dan lampu tidur berbahan dasar pipa dibalut oleh ukiran yang indah dimana produk ini hanya satu – satunya di Malang, karena masih belum ada yang memproduksi, semua itu diproduksi sendiri mulai dari nol.

Seperti dari menganyam, mengelas kerangka, sampai tahap finishing semua itu dilakukan sendiri. Jadi kalau orang tidak punya modal ya seperti ini, harus tekun dan ulet, ujar Abdul Ihsan. Untuk variasi harga mulai dari kursi tamu 1 set nya 3,5 juta sampai dengan 6 juta, dan untuk kursi teras 1,6 juta terdiri dari 2 kursi dan 1 meja.

Bermodalkan 200 Ribu
Contoh produk terbaru Lampion Lampu Tidur. Foto : FIkho Indrawan

Cara pemasarannya selama ini hanya mengandalkan orang lewat saja, dan dari mulut ke mulut pelanggan yang sudah jadi pelanggan sebelumnya. Segi persaingan sangat banyak karena seperti ini mulai dari Arjosari, Karanglo, Batu sudah banyak yang jual, cuman dari harga saing yang menguntungkan karena membuat sendiri tanpa adanya tenaga tambahan atau pegawai.

Untuk omset sebulan bisa menjual kursi tamu 6 set, dan kursi makan 1 set. Bahan baku cukup mudah didapat, karena tersedia di Karangploso ada pabriknya sendiri. Terbuat dari rotan sintetis, kerangka pakai besi, tidak pakai kayu karena pernah di komplain, memang dari harga sedikit dinaikan karena kekuatannya sudah dijamin, dan memang Abdul Ihsan menjual kualitas bukan hanya sekedar barang.

Bermodalkan 200 Ribu
Produk kursi dan meja yang dipadukan dengan anyaman. Foto : Fikho Indrawan

Dari kisah Abdul Ihsan kita bisa mencontoh semangatnya, dan yakin akan restu dari orang tua yang mengantarkannya hingga keberhasilannya sekarang. Suatu usaha tidak ada yang tidak mungkin bisa di gapai, semua usaha pasti akan sukses jika kita niat untuk membangunnya. Jadi bagi para kawula muda bisa mulai mencoba menjalankan usaha seperti Abdul Ihsan, minimal contohlah semangat dan keyakinannya dalam menjalankan usahanya tersebut.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.